Apakah Kista Ovarium Bisa Menyebabkan Kematian?

Kista ovarium sering kali dianggap sebagai benjolan biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Pada sebagian besar kasus, kista memang bersifat jinak dan tidak berbahaya. Namun, banyak yang belum tahu bahwa dalam kondisi tertentu, kista ovarium bisa memicu komplikasi serius yang mengancam jiwa.

Salah satu risiko terbesar adalah torsi ovarium, yaitu kondisi di mana kelenjar ovarium terpuntir akibat berat dari kista tersebut. Ketika hal ini terjadi, pasokan darah ke ovarium akan terputus secara mendadak. Pasien biasanya akan merasakan nyeri hebat di perut bagian bawah secara tiba-tiba. Jika tidak segera ditangani secara medis, jaringan ovarium bisa mati (nekrosis), memicu infeksi berat atau sepsis, serta menyebabkan pendarahan internal yang fatal.

Selain risiko terpuntir, kista yang berukuran sangat besar juga rentan pecah. Pecahnya kista dapat menyebabkan perdarahan hebat di dalam rongga perut dan memicu syok hipovolemik. Tidak hanya itu, beberapa jenis kista ovarium memiliki potensi untuk berkembang menjadi ganas atau kanker ovarium. Kanker ini sering kali lambat terdeteksi karena gejalanya yang samar pada stadium awal.

Oleh karena itu, pemeriksaan rutin seperti USG panggul sangat penting bagi wanita yang sering mengalami nyeri haid tidak tertahankan atau pembengkakan perut tanpa sebab. Penanganan dini adalah kunci utama untuk mencegah komplikasi yang membahayakan nyawa.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait