Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Bubur Kacang Hijau?

Bubur kacang hijau merupakan salah satu menu sarapan atau camilan hangat yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang lezat dan manis, makanan ini juga dikenal kaya akan nutrisi. Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat asam urat, sebaiknya mulai membatasi atau bahkan menghindari konsumsi hidangan yang satu ini.

Secara medis, penderita asam urat disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung purin tinggi. Purin adalah senyawa kimia yang jika dipecah oleh tubuh akan menghasilkan asam urat. Ketika kadar asam urat terlalu tinggi, senyawa ini dapat membentuk kristal tajam di area sendi, yang memicu rasa nyeri hebat, pembengkakan, dan peradangan.

Meskipun kacang hijau kaya akan protein nabati dan serat, jenis kacang-kacangan tertentu—termasuk kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah, kacang polong, dan kacang hijau—memiliki kandungan purin yang tergolong sedang hingga tinggi. Mengolahnya menjadi bubur dengan tambahan santan atau gula berlebih juga dapat memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, jika Anda sedang berjuang mengendalikan kadar asam urat, sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi bubur kacang hijau. Sebagai alternatif yang lebih aman bagi sendi, Anda bisa beralih ke buah-buahan segar seperti ceri atau buah beri yang terbukti membantu menurunkan kadar asam urat, serta memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu membuang zat purin dari dalam tubuh.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait