Bolehkah Pilot Punya Tato?
Di dunia penerbangan, penampilan profesional sangat diperhatikan. Namun, untuk pertanyaan apakah pilot boleh memiliki tato, jawabannya cukup jelas: tidak ada larangan resmi dari otoritas penerbangan yang melarang pilot bertato. Artinya, secara teknis, tato bukan halangan seseorang menjadi pilot.
Yang perlu dicatat, meski regulator seperti Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak mengatur soal tato, kebijakan bisa berbeda antar maskapai. Sebagian besar maskapai komersial—terutama yang berbasis di Asia dan Timur Tengah—lebih ketat soal penampilan. Mereka biasanya mewajibkan pilot untuk tidak memperlihatkan tato saat bertugas, terutama jika tato itu terlihat dari lengan seragam atau bagian tubuh lain yang terbuka.
Beberapa maskapai bahkan menyertakan aturan tato dalam pedoman keseragaman kru, demi menjaga citra profesional di depan penumpang. Jadi, meski tato tidak melanggar hukum atau aturan terbang, pilot dengan tato besar atau di area yang mudah terlihat mungkin diminta menutupinya dengan pelindung atau pakaian bawah seragam.
Di sisi lain, maskapai low cost atau perusahaan charter terkadang lebih fleksibel, asal sikap dan performa pilot tetap sesuai standar. Bagi calon pilot yang ingin bertato, sebaiknya mengetahui kebijakan maskapai tujuan sejak awal.
Intinya: tato tidak menghalangi seseorang menjadi pilot, tetapi profesionalisme dan penampilan tetap jadi prioritas utama di dunia penerbangan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.