Bolehkah Pilot Punya Gigi Berlubang? Ternyata Ini Aturannya

Bolehkah seorang pilot terbang dengan gigi berlubang? Pertanyaan ini mungkin terdengar sepele, tapi punya dasar yang sangat serius. Faktanya, seorang pilot tidak diperbolehkan memiliki gigi berlubang atau ompong. Bukan karena soal penampilan, melainkan karena alasan kesehatan dan keselamatan penerbangan.

Saat pesawat terbang di ketinggian, tekanan udara di kabin berubah. Perubahan tekanan ini bisa memperparah rasa sakit pada gigi yang bermasalah, terutama jika ada lubang atau infeksi. Bayangkan jika seorang pilot tiba-tiba kesakitan saat sedang mengendalikan pesawat—itu bisa membahayakan dirinya sendiri dan seluruh penumpang.

Aturan ketat ini sebenarnya sudah diterapkan sejak masa Perang Dunia. Dulu, banyak pilot militer yang melaporkan gangguan kesehatan saat terbang, termasuk sakit gigi hebat akibat perubahan tekanan udara. Sejak saat itu, pemeriksaan kesehatan gigi menjadi bagian wajib dalam medical check-up pilot.

Selain gigi berlubang, kerusakan gigi lain seperti gigi ompong tanpa tambalan atau infeksi gusi juga bisa membuat seorang pilot gagal dalam pemeriksaan kesehatan. Mereka harus menjaga kesehatan mulut dengan baik—karena keselamatan penerbangan dimulai dari hal-hal kecil seperti ini.

Jadi, meski terlihat sepele, kesehatan gigi adalah bagian penting dari kesiapan seorang pilot. Tidak hanya soal nyaman terbang, tapi juga menjamin bahwa ia bisa fokus penuh mengendalikan pesawat tanpa gangguan rasa sakit yang bisa muncul tiba-tiba.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait