Bolehkah Pilot Tidur Saat Terbang?

Ya, pilot boleh tidur saat pesawat sedang terbang—tapi tidak sembarangan. Banyak yang mungkin terkejut mendengarnya, tapi tidur di kokpit sebenarnya bagian dari manajemen fokus dan kewaspadaan dalam penerbangan jarak jauh. Menurut sumber dari Flight Deck Friend, ada aturan ketat yang mengatur kapan dan bagaimana seorang pilot boleh beristirahat selama penerbangan.

Istirahat terkendali, atau yang dikenal sebagai controlled rest, diperbolehkan terutama pada penerbangan panjang, seperti rute antarbenua. Dalam praktiknya, hanya satu pilot yang boleh tidur dalam satu waktu, sementara rekan kerjanya tetap menjaga pesawat. Tidur ini biasanya dibatasi maksimal 40 menit, dan pilot harus bangun setidaknya 45 menit sebelum pesawat mulai turun atau memasuki area sibuk seperti bandara tujuan.

Aturan ini dirancang untuk mencegah kelelahan akibat jam terbang panjang, yang bisa membahayakan keselamatan. Tubuh manusia punya batas, terutama saat bekerja di zona waktu berbeda atau dalam kondisi tekanan udara kabin yang berubah. Istirahat singkat justru membantu otak tetap segar dan fokus saat dibutuhkan.

Bahkan pada penerbangan pendek, jika kondisi memungkinkan dan memenuhi protokol, pilot bisa mengantuk—tapi mereka punya pelatihan untuk mengenali batas diri. Jika mulai merasa lelah, ada prosedur darurat yang bisa diterapkan, termasuk berkoordinasi dengan awak lain atau menyerahkan kendali sementara.

Jadi, meski terdengar tak biasa, tidur bagi pilot adalah bagian dari sistem keamanan penerbangan modern. Asal diatur dengan disiplin, istirahat singkat justru membuat penerbangan lebih aman untuk semua orang di dalam pesawat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait