Perjalanan Portugal di Piala Dunia: Dari Eusébio Hingga Kejayaan Modern

Portugal pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia pada tahun 1966, dan langsung membuat gebrakan besar. Dibawa oleh bintang legendaris Eusébio, yang pada tahun itu juga meraih Ballon d'Or, tim dari Semenanjung Iberia ini tampil mengejutkan. Dengan kecepatan dan ketajamannya, Eusébio menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan sembilan gol, membawa Portugal meraih juara ketiga – rekor terbaik mereka di Piala Dunia hingga saat ini.

Meskipun belum pernah menembus babak semifinal lagi di Piala Dunia setelah 1966, Portugal tetap menjadi kekuatan menonjol di kancah internasional. Di ajang Euro, mereka mencatatkan kehadiran penting, termasuk lolos ke semifinal pada Euro 1984, di mana mereka dikalahkan tuan rumah Prancis yang akhirnya keluar sebagai juara. Perjalanan itu menjadi cikal bakal kesadaran bahwa Portugal punya potensi besar di pentas besar.

Baru pada era modern, di bawah kepemimpinan Cristiano Ronaldo, Portugal akhirnya meraih kejayaan dengan menjadi juara Euro 2016, meskipun perjalanan mereka penuh tantangan sejak awal. Namun, di Piala Dunia, mimpi menuju final masih belum terwujud. Mereka beberapa kali tampil kuat, terutama pada 2006 di bawah asuhan Luiz Felipe Scolari, saat mencapai semifinal – pencapaian terbaik kedua setelah 1966.

Jadi, meskipun belum pernah melangkah ke final Piala Dunia, perjalanan Portugal penuh dengan momen bersejarah dan pemain-pemain luar biasa. Dengan generasi baru yang terus berkembang, siapa tahu di edisi berikutnya, mereka bisa mewujudkan ambisi tertinggi itu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait