Apakah Ratu Inggris Digaji?
Tidak seperti pejabat publik pada umumnya, Ratu Inggris tidak menerima gaji dalam arti yang biasa kita pahami. Namun, keluarga kerajaan mendapatkan dana resmi dari pemerintah untuk menjalankan tugas-tugas kenegaraan dan memelihara properti kerajaan. Dana ini dikenal sebagai Sovereign Grant, yang berasal dari pendapatan Kerajaan Inggris dari tanah dan properti milik negara.
Pada periode 2020 hingga 2021, Sovereign Grant yang diberikan kepada Ratu mencapai 85,9 juta poundsterling — sekitar Rp1,5 triliun. Jumlah ini digunakan untuk membayar operasional seperti perjalanan resmi, pemeliharaan istana, dan gaji staf kerajaan. Misalnya, Buckingham Palace dan Windsor Castle membutuhkan perawatan rutin yang biayanya sangat besar.
Yang menarik, situs resmi Keluarga Kerajaan wajib menerbitkan laporan keuangan tahunan yang menjelaskan secara transparan bagaimana dana tersebut digunakan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga akuntabilitas di tengah masyarakat yang membayar pajak.
Selain dana dari pemerintah, Ratu juga memiliki kekayaan pribadi yang berasal dari properti dan investasi pribadi, terutama Duchy of Lancaster, sebuah portofolio tanah dan bisnis yang telah ada selama ratusan tahun. Namun, kekayaan pribadi ini terpisah dari dana publik.
Jadi, meskipun tidak digaji seperti pegawai biasa, Ratu menerima dukungan finansial resmi dari negara untuk menjalankan peran simbolis dan kenegaraan. Dana ini bukan untuk kepentingan pribadi semata, tetapi untuk memastikan kelangsungan fungsi kerajaan sebagai bagian dari identitas Inggris.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.