Bolehkah Pijat saat Saraf Terjepit?
Saat mengalami nyeri punggung atau leher yang menjalar ke tangan atau kaki, banyak orang menduga itu hanya masalah biasa yang bisa sembuh dengan pijat. Tapi, bila dokter mendiagnosis saraf terjepit (herniasi diskus), pijat bukanlah pilihan tepat.
Faktanya, mengurut area yang terkena saraf terjepit justru bisa memperparah kondisi. Tekanan yang diberikan saat pemijatan berisiko membuat jaringan di sekitar tulang belakang semakin rusak, bahkan bisa memperbesar tonjolan pada cakram tulang belakang. Hal ini bisa memperburuk penekanan pada saraf dan meningkatkan rasa sakit, mati rasa, atau kelemahan otot.
Dr. Andriwijoyo, seorang spesialis ortopedi dari RS Cipto Mangunkusumo, menekankan bahwa perawatan saraf terjepit harus dilakukan secara hati-hati. “Terapi yang tepat biasanya melibatkan fisioterapi khusus, obat pereda nyeri, dan istirahat. Pijat tradisional tanpa pemahaman medis yang cukup justru bisa membahayakan,” ujarnya.
Beberapa kasus ringan bisa membaik dengan penanganan konservatif selama beberapa minggu. Namun bila gejala terus memburuk—seperti kehilangan kekuatan otot atau kesulitan mengontrol kandung kemih—mungkin diperlukan evaluasi lebih lanjut, bahkan operasi.
Jadi, sebelum memutuskan pijat, lebih baik konsultasikan dulu ke dokter. Apalagi jika kamu sudah didiagnosis mengalami syaraf kejepit. Kesembuhan butuh kesabaran, bukan solusi cepat yang berisiko. Rawat tubuhmu dengan cara yang aman dan terbukti secara medis.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.