Benarkah Kaki Harus Diluruskan Setelah Melahirkan?
Sejak dulu, banyak ibu mendengar anjuran dari orang tua: setelah melahirkan, kaki harus selalu diluruskan. Konon, jika tidak dilakukan, ibu bisa mengalami varises di kemudian hari. Namun, benarkah demikian?
dr. Karno, yang akrab disapa demikian, menjelaskan bahwa kepercayaan ini sebenarnya tidak berdasar secara medis. "Tidak ada hubungan antara posisi kaki setelah melahirkan dengan munculnya varises," tegasnya. Varises terjadi karena adanya penumpukan darah dalam pembuluh vena, terutama akibat tekanan berlebih atau faktor genetik, bukan karena kaki ditekuk atau tidak diluruskan pasca persalinan.
Faktor risiko utama varises justru meliputi riwayat keluarga, kehamilan berulang, berdiri terlalu lama, dan obesitas. Saat hamil, hormon progesteron menyebabkan dinding pembuluh darah lebih rileks, sementara bertambahnya berat badan dan tekanan rahim dapat memengaruhi aliran darah di kaki—inilah yang lebih berperan terhadap munculnya varises.
Jadi, ibu tidak perlu khawatir harus menjaga kaki tetap lurus sepanjang waktu setelah melahirkan. Tubuh butuh istirahat, dan posisi nyaman justru membantu pemulihan. Fokuslah pada pola makan sehat, menjaga berat badan, serta tetap aktif bergerak secara perlahan sesuai anjuran dokter.
Mitos seputar masa nifas memang masih banyak beredar. Namun, penting untuk selalu memeriksa kebenarannya dengan konsultasi ke tenaga medis. Kesehatan ibu setelah melahirkan bukan hanya soal fisik, tapi juga kenyamanan dan ketenangan dalam merawat diri dan bayi.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.