Bolehkah Ibu Menyusui Minum Teh Manis?

Kebanyakan ibu menyusui pasti bertanya-tanya, apakah aman minum teh manis saat sedang menyusui? Jawabannya, boleh saja, asalkan dalam batas wajar dan memperhatikan kandungan kafein di dalamnya.

Teh, termasuk teh manis, mengandung kafein dalam jumlah tertentu. Meskipun tidak setinggi kopi, konsumsi teh yang berlebihan tetap bisa berdampak pada bayi. Kafein bisa masuk ke dalam ASI dan membuat bayi menjadi lebih gelisah, sulit tidur, atau mudah rewel.

Direkomendasikan untuk membatasi asupan kafein tidak lebih dari 300 mg per hari. Untuk teh hitam biasa, satu cangkir (sekitar 240 ml) mengandung kira-kira 40–70 mg kafein. Artinya, minum 1–3 cangkir teh per hari masih tergolong aman bagi sebagian besar ibu menyusui.

Namun, perlu diperhatikan juga jenis teh yang dikonsumsi. Teh hijau, teh oolong, dan teh hitam mengandung kafein, sementara teh herbal seperti jahe atau chamomile umumnya bebas kafeinβ€”jadi lebih aman jika ingin lebih berhati-hati.

Selain kafein, gula dalam teh manis juga perlu diperhatikan. Konsumsi gula berlebih tidak hanya berdampak pada berat badan, tapi juga kesehatan jangka panjang sang ibu. Pertimbangkan untuk mengurangi takaran gula atau beralih ke pemanis alami seperti madu, meskipun tetap dalam jumlah sedang.

Intinya, minum teh manis saat menyusui tidak dilarang, asal tidak berlebihan. Dengarkan tubuh sendiri dan amati reaksi bayi. Jika bayi tetap tenang dan tidur nyenyak, kemungkinan besar teh yang dikonsumsi masih dalam batas aman. Tetap bijak, tetap sehat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait