Apakah Tulang Kering Bisa Patah? Ini Penjelasannya

Tentu saja bisa. Tulang kering, atau yang dalam istilah medis disebut tibia, adalah salah satu tulang paling penting di kaki. Letaknya yang relatif dekat dengan permukaan kulit membuatnya rentan terhadap cedera saat terjadi benturan keras, seperti saat kecelakaan atau terjatuh.

Patah tulang kering umum terjadi karena trauma langsung. Misalnya, saat terbentur dashboard mobil dalam kecelakaan atau terkena benda berat saat bekerja. Gejalanya biasanya sangat terasa: nyeri hebat, bengkak, memar, hingga kaki tidak bisa menahan beban sama sekali. Dalam kasus yang parah, tulang yang patah bahkan bisa menonjol keluar dari kulit — ini disebut fraktur terbuka dan butuh penanganan darurat.

Selain patah akibat benturan, tulang kering juga bisa mengalami stres fraktur. Jenis cedera ini sering dialami oleh atlet atau orang yang meningkatkan aktivitas fisik secara tiba-tiba, seperti mulai lari jarak jauh tanpa pemanasan yang cukup. Stres fraktur bukan patah total, tapi retakan kecil akibat tekanan berulang. Gejalanya mungkin tidak langsung terasa, tapi nyeri ringan di bagian tengah atau bawah kaki yang semakin parah saat bergerak.

Pencegahannya? Gunakan perlindungan saat berolahraga, hindari peningkatan aktivitas secara mendadak, dan pastikan asupan kalsium serta vitamin D cukup untuk menjaga kekuatan tulang. Jika merasa nyeri kaki tak kunjung hilang setelah aktivitas berat, sebaiknya segera periksa ke dokter. Deteksi dini bisa mencegah cedera jadi lebih parah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait