Apakah Warna Mata Ditentukan oleh Genetik?

Ya, warna mata sebagian besar ditentukan oleh faktor genetik. Warna mata yang kita miliki—entah itu cokelat, biru, hijau, atau warna lainnya—pada dasarnya diwariskan dari orang tua melalui gen. Namun, prosesnya tidak sesederhana hanya mencampurkan dua warna mata.

Gen yang mengatur warna mata terutama terkait dengan jumlah dan distribusi melanin, pigmen yang memberi warna pada iris. Gen utama yang berperan adalah HERC2 dan OCA2, yang biasanya menentukan apakah seseorang akan memiliki mata cokelat (yang dominan) atau biru (yang resesif). Namun, bukan berarti anak dari orang tua bermata cokelat pasti akan memiliki mata cokelat—meski kecil kemungkinannya.

Perpaduan genetik antara ayah dan ibu bisa menghasilkan kejutan. Misalnya, dua orang tua bermata biru bisa saja memiliki anak bermata cokelat jika keduanya membawa gen cokelat secara tersembunyi. Hal yang sama berlaku sebaliknya, meski lebih jarang. Ini karena warna mata dipengaruhi oleh beberapa gen, bukan hanya satu, sehingga hasil akhirnya bisa sulit diprediksi.

Jadi, meski warna mata bersifat genetis, hasilnya tidak selalu bisa ditebak dari warna mata orang tua semata. Bahkan bayi yang baru lahir pun bisa mengalami perubahan warna mata dalam beberapa bulan pertama karena produksi melanin yang masih berkembang. Fakta ini menunjukkan betapa kompleksnya pewarisan sifat dari generasi ke generasi.

Warna mata bukan hanya soal gen, tapi juga keajaiban kecil dari kombinasi alam yang tak terduga.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait