Persebaya Patahkan Rekor 23 Tahun, Arema FC Tumbang di Kanjuruhan

Arema FC harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Dalam laga seru pekan lanjutan Liga 1 2022, tim tuan rumah takluk dengan skor 2-3.

Pertandingan yang sarat gengsi ini bukan cuma soal tiga poin. Bagi Persebaya, kemenangan ini sangat berarti karena memutus rekor tak pernah menang selama 23 tahun kala bertanding di kandang Arema. Sejak 1999, Persebaya selalu pulang dengan tangan hampa atau hasil imbang saat berkunjung ke Malang. Kali ini, mereka akhirnya bisa membungkam tuan rumah di depan puluhan ribu suporter.

Laga berjalan sengit sejak menit awal. Arema sempat memimpin lebih dulu, tetapi Persebaya menunjukkan karakter juara dengan membalikkan keadaan lewat serangan terorganisir dan penyelesaian akhir yang tajam. Dua gol tim asal Surabaya di babak kedua membuat stadion yang biasanya bergemuruh jadi hening.

Buat Arema FC, kekalahan ini menjadi pukulan berat, terutama karena terjadi di hadapan pendukung sendiri. Sementara bagi Bonek—julukan suporter Persebaya—kemenangan ini tak hanya soal tiga poin, tapi juga kebanggaan yang sudah lama ditunggu-tunggu.

"Ini kemenangan untuk semua Bonek," ujar salah satu pemain usai laga. "Kami tahu ini bukan pertandingan biasa."

Melihat riuhnya atmosfer dan tensi tinggi yang terbangun, Derby Jatim antara Arema dan Persebaya tetap jadi salah satu laga paling dinantikan di sepak bola Indonesia. Dan malam itu, Persebaya yang pulang dengan kehormatan utuh.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait