Cara Dzikir yang Baik dan Benar Setelah Sholat

Dzikir setelah sholat adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Selain mendatangkan ketenangan, dzikir juga menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih ridho-Nya. Agar dzikir yang kita lakukan lebih bermakna, ada tata cara yang bisa diikuti berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Dimulai dengan niat yang ikhlas, dzikir sebaiknya dilakukan dengan hati yang khusyuk dan penuh kesadaran. Niatkan hanya untuk mencari keridhaan Allah, bukan sekadar kebiasaan belaka.

Urutan dzikir yang baik biasanya dimulai dengan membaca istighfar sebanyak tiga kali: “Astaghfirullahal-‘adzim.” Ini sebagai bentuk permohonan ampun atas segala dosa. Setelah itu, memuji Allah dengan kalimat seperti “Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar” sebanyak 33 kali masing-masing, atau sesuai kebiasaan yang diajarkan.

Kemudian, mengucap syukur atas nikmat yang diberikan, dilanjutkan dengan membaca tahlil: “La ilaha illallah” berulang kali. Tidak kalah penting, memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan dan segala bentuk keburukan, bisa dengan membaca doa-doa yang diajarkan Nabi.

Salah satu puncak dzikir setelah sholat adalah membaca Ayat Kursi. Dalam banyak hadis, disebutkan bahwa membaca Ayat Kursi setelah sholat dapat melindungi hingga waktu sholat berikutnya. Selain itu, ini adalah bentuk pengagungan terhadap kebesaran Allah SWT.

Dzikir tidak harus panjang, namun yang terpenting adalah kehadiran hati. Dengan mengikuti urutan ini, insya Allah dzikir kita lebih terarah dan mendatangkan keberkahan dalam hidup sehari-hari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait