Kemampuan Pendengaran Bayi Baru Lahir

Sejak lahir, bayi sudah mulai merespons dunia di sekitarnya lewat pendengarannya. Meski baru saja meninggalkan rahim, mereka sebenarnya sudah bisa mengenali suara—terutama suara ibu. Selama berada di dalam kandungan, bayi mendengar detak jantung, suara perut, dan terutama suara ibu yang terdengar lebih jelas dan lembut. Karena itulah, saat lahir, bayi sering langsung tenang ketika mendengar suara ibunya.

Bayi baru lahir memiliki pendengaran yang cukup peka, meskipun pendengarannya masih terus berkembang. Mereka bisa terkejut atau menangis saat mendengar suara keras yang tiba-tiba, seperti pintu yang dibanting atau suara televisi yang terlalu keras. Ini wajar, karena selama di dalam kandungan, suara dari luar teredam dan lebih halus. Dunia luar penuh dengan suara baru yang belum pernah mereka dengar, sehingga bisa membuat mereka kaget atau gelisah.

Orang tua bisa memanfaatkan kemampuan pendengaran ini untuk membangun kedekatan. Berbicara lembut, menyanyi, atau membaca cerita kecil pada bayi bisa membantu perkembangan saraf pendengarannya. Suara yang tenang dan familiar memberi rasa aman, sekaligus merangsang tumbuh kembang otaknya.

Jadi, meskipun penglihatan bayi baru lahir masih terbatas, pendengarannya justru cukup responsif sejak hari pertama. Ini adalah bagian penting dari cara mereka mulai menjelajahi dunia—melalui telinga yang penuh rasa ingin tahu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait