Sistem Bubble Diterapkan di Liga 1 2022/2023

Liga 1 2022/2023 kembali bergulir dengan format baru yang cukup menarik perhatian. Menyusul sejumlah perubahan dan evaluasi pasca-tragedi Kanjuruhan, PSSI memutuskan untuk melanjutkan kompetisi dengan sistem bubble. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pada awal November 2022.

Apa itu sistem bubble? Secara sederhana, semua pertandingan akan digelar di lokasi terpusat, dengan pemain, ofisial, dan staf yang tinggal di tempat yang sama selama kompetisi berlangsung. Tujuannya jelas: meningkatkan keamanan, mengurangi risiko gangguan eksternal, dan memastikan kelancaran jalannya pertandingan.

Sistem ini sebenarnya bukan hal baru di dunia sepak bola internasional. Beberapa liga di berbagai negara sempat menerapkannya saat pandemi, dan terbukti cukup efektif dalam menjaga kelangsungan kompetisi. Di Indonesia, penerapan konsep ini diharapkan bisa menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan liga yang lebih profesional dan terkendali.

Publik sempat khawatir kompetisi akan dibatalkan sepenuhnya, tetapi keputusan PSSI untuk melanjutkan dengan format bubble memberikan harapan baru bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Meski ada tantangan soal adaptasi dan kenyamanan tim, sistem ini dinilai sebagai kompromi terbaik di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.

Liga 1 pun kembali menjadi hiburan bagi jutaan suporter di rumah, meski tanpa kehadiran penonton di stadion. Semoga dari sini, sepak bola Indonesia bisa bangkit lebih kuat dan lebih bertanggung jawab.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait