Format Baru Liga 2: Tiga Grup dengan Pembagian Wilayah

Sejak musim 2022-2023, kompetisi Liga 2 Indonesia menghadirkan format yang berbeda dari musim-musim sebelumnya. Berdasarkan keputusan PSSI dalam surat resmi tanggal 15 Agustus 2022, kompetisi digelar dalam tiga grup besar yang dibagi berdasarkan wilayah geografis. Pembagian ini dilakukan untuk mempertimbangkan banyak aspek, termasuk logistik, jarak tempuh tim, serta efisiensi biaya dan waktu perjalanan.

Grup Barat dan Grup Timur masing-masing diisi oleh sembilan tim, sementara Grup Tengah menjadi satu-satunya yang memiliki 10 peserta. Pembagian ini mencerminkan upaya PSSI untuk membuat kompetisi lebih adil dan terkelola dengan baik, terutama bagi klub-klub dari daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan sepak bola nasional.

Alasan di balik pembagian grup tidak hanya soal keseimbangan kekuatan tim, tetapi juga aspek non-teknis seperti infrastruktur transportasi dan ketersediaan stadion. Dengan sistem ini, PSSI berharap pertandingan bisa lebih lancar, frekuensi jadwal bisa lebih terjaga, dan tentunya, kualitas pertandingan tetap terjaga meski di level kedua sepak bola Indonesia.

Meski menuai berbagai respons dari klub dan suporter, terutama terkait peluang lolos ke babak selanjutnya, format tiga grup ini dianggap sebagai langkah adaptif di tengah tantangan penyelenggaraan kompetisi yang kerap terganggu faktor eksternal. Ke depannya, PSSI tetap membuka kemungkinan evaluasi, tergantung pada respons dan dinamika di lapangan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait