Scrub atau Lulur? Ini Perbedaan dan Cara Memilihnya

Ketika ingin kulit lebih bersih dan halus, banyak orang beralih ke perawatan eksfoliasi seperti scrub dan lulur. Kedua produk ini memang punya tujuan yang sama: mengangkat kotoran dan sel kulit mati agar kulit terasa lebih segar. Tapi, mana yang lebih cocok untukmu?

Lulur umumnya terbuat dari bahan alami seperti rempah, tepung beras, atau susu. Teksturnya lebih lembut, sehingga cocok digunakan sebagai perawatan harian. Jika kamu ingin merawat kulit secara rutin tanpa khawatir iritasi, lulur bisa jadi pilihan tepat. Aromanya yang khas juga memberi sensasi rileks, mirip seperti perawatan tradisional di spa.

Sementara itu, scrub biasanya mengandung butiran lebih kasar—seperti gula atau garam—yang bekerja lebih intens dalam mengangkat sel kulit mati. Karena sifatnya yang lebih kuat, scrub sebaiknya digunakan hanya beberapa kali dalam seminggu, terutama untuk kulit normal hingga berminyak. Hasilnya, kulit terasa lebih halus dan tampak lebih cerah setelah pemakaian.

Jadi, pilih lulur jika kamu ingin perawatan harian yang lembut dan menenangkan. Tapi kalau kamu mencari eksfoliasi lebih dalam dan tidak ingin melakukannya tiap hari, scrub bisa jadi teman setia di meja mandimu.

Intinya, tidak ada yang lebih bagus secara mutlak. Semua tergantung pada jenis kulit dan rutinitas perawatan yang kamu inginkan. Dengarkan kebutuhan kulitmu, dan pilih yang paling terasa nyaman untuk digunakan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait