Benarkah Ibu Setelah Melahirkan Tidak Boleh Menekuk Kaki? Mitos atau Fakta?
“Ibu yang baru melahirkan tidak boleh menekuk kaki” — pernah dengar nasihat seperti ini? Banyak keluarga masih memercayai aturan tersebut, terutama di masa nifas. Namun, menurut dr. Ulul, pernyataan ini adalah mitos yang sudah lama beredar tanpa dasar ilmiah.
Beliau menegaskan, tidak ada penelitian medis yang mendukung larangan menekuk kaki setelah melahirkan. Artinya, ibu boleh saja duduk bersila, jongkok, atau menekuk kaki saat menyusui, asalkan merasa nyaman dan tidak ada komplikasi medis tertentu. Tubuh setiap ibu punya cara pemulihan yang berbeda, tapi larangan kaku seperti ini justru bisa membuat ibu merasa terbatas tanpa alasan yang jelas.
Mitos semacam ini mungkin muncul dari keinginan luhur untuk melindungi ibu pasca-melahirkan. Namun, kini kita sudah punya lebih banyak informasi berbasis sains. Risiko varises atau masalah pembuluh darah, misalnya, lebih dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, riwayat kehamilan, dan aktivitas harian — bukan karena posisi duduk atau menekuk kaki.
Yang penting bagi ibu setelah melahirkan adalah istirahat cukup, asupan gizi baik, dan tetap aktif secara perlahan. Jika merasa nyaman, bergerak secara bertahap justru dianjurkan untuk membantu pemulihan, mencegah sembelit, dan mengurangi risiko pembekuan darah.
Jadi, tenang saja. Menekuk kaki tidak berbahaya. Lebih baik fokus pada pola hidup sehat dan dukungan emosional selama masa nifas. Yang terpenting, dengarkan tubuh Anda — karena setiap ibu unik dalam proses pemulihannya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.