Biaya Jualan di TikTok Shop Mulai 1% per Pesanan

Bagi para pelaku usaha, khususnya yang baru mulai menjual produk secara online, memahami biaya platform sangat penting. Di TikTok Shop, struktur biayanya kini berubah dari sekadar biaya pembayaran menjadi sistem komisi penjualan. Ini berarti, seller tidak lagi membayar biaya tetap besar, melainkan hanya memberikan persentase kecil dari setiap penjualan.

Biaya utama yang dikenakan oleh TikTok Shop adalah komisi sebesar 1% dari nilai transaksi, ditambah tarif tetap Rp2.000 per pesanan. Artinya, jika Anda menjual produk seharga Rp100.000, maka komisi yang harus dibayar ke TikTok adalah Rp1.000 (1%) ditambah Rp2.000, total Rp3.000 per pesanan. Semakin tinggi penjualan, biaya tetapnya tetap sama, sehingga sangat ramah bagi pelaku usaha kecil.

Perubahan ini mulai diterapkan sejak 25 Oktober 2022 dan dirancang untuk membuat platform lebih menarik bagi para penjual. Dengan sistem komisi, beban biaya jadi lebih proporsional—hanya berlaku saat ada penjualan. Ini berbeda dengan sistem sebelumnya yang mungkin memberatkan saat penjualan sedang sepi.

Selain itu, TikTok Shop juga menawarkan akses ke audiens yang sangat luas, terutama dari generasi muda yang aktif menggunakan aplikasi ini. Dengan kombinasi biaya yang terjangkau dan potensi jangkauan pasar yang besar, banyak UMKM mulai beralih ke platform ini sebagai saluran penjualan utama.

Jadi, jika Anda ingin mulai berjualan online tanpa biaya besar di awal, TikTok Shop bisa jadi pilihan menarik. Cukup bayar saat ada pesanan, dan fokus pada pertumbuhan bisnis Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait