Biaya Pembangunan Masjidil Haram Mencapai US$100 Miliar

Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi, bukan hanya menjadi simbol spiritual bagi umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga salah satu proyek konstruksi paling mahal dalam sejarah manusia. Diperkirakan, biaya pembangunan dan pengembangan kompleks masjid ini mencapai angka mengejutkan: sekitar US$100 miliar. Angka ini mencerminkan skala besar dan kompleksitas proyek yang terus berlangsung selama beberapa dekade.

Sebagai tempat suci paling utama dalam Islam, Masjidil Haram mengelilingi Ka'bah, kiblat umat Muslim dalam salat. Setiap tahun, jutaan jamaah dari berbagai belahan dunia datang untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Untuk menampung jumlah jamaah yang terus bertambah, pemerintah Arab Saudi telah melakukan serangkaian ekspansi besar-besaran, termasuk pembangunan menara jam Abraj Al-Bait, peluasan pelataran, dan penambahan fasilitas modern seperti eskalator, pendingin ruangan, dan sistem keamanan canggih.

Pembangunan yang dimulai sejak abad ke-20 terus diperluas hingga hari ini. Proyek ini melibatkan tenaga ahli dari berbagai negara, teknologi mutakhir, dan material berkualitas tinggi untuk menjaga kemegahan sekaligus kenyamanan jamaah. Seluruh biaya tersebut tidak hanya mencakup struktur utama masjid, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti hotel, transportasi, dan sistem drainase di sekitar kawasan suci.

Meskipun angka US$100 miliar terdengar sangat besar, bagi umat Islam, Masjidil Haram adalah investasi spiritual yang tak ternilai. Keberadaannya tidak hanya melayani ibadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan umat dari berbagai bangsa dan budaya di bawah satu atap keimanan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait