Harga BBM di Singapura Pada 2022: Masih Lebih Mahal Dibanding Indonesia

Harga bahan bakar di Singapura selalu menjadi perbincangan, terutama bagi masyarakat Indonesia yang sering membandingkannya dengan harga lokal. Pada pertengahan 2022, harga BBM RON 95 di Singapura mencapai sekitar US$1,94 per liter, atau setara dengan Rp28.937. Sementara itu, solar dijual sedikit lebih mahal, yaitu US$1,95 per liter (sekitar Rp29.086).

Angka ini jelas jauh di atas harga bensin di Indonesia saat itu, terutama karena pemerintah Indonesia masih memberlakukan subsidi untuk jenis BBM tertentu seperti Pertalite. Di sisi lain, Singapura tidak memberikan subsidi untuk BBM—semua harga ditentukan oleh pasar global, pajak, dan biaya distribusi. Inilah yang membuat harga bensin di sana tergolong tinggi.

Singapura juga menerapkan kebijakan lingkungan yang ketat, sehingga kendaraan bermotor dikenakan pajak tambahan, dan penggunaan transportasi umum sangat didorong. Hal ini turut memengaruhi permintaan dan pola konsumsi BBM di sana. Meski harga tinggi, kualitas bahan bakar di Singapura dikenal sangat baik, dengan standar emisi yang ketat.

Bagi wisatawan atau warga yang sering bolak-balik Batam atau Johor ke Singapura, perbedaan harga BBM ini bisa terasa signifikan. Namun, penting diingat bahwa faktor infrastruktur, pajak, dan kebijakan energi turut membentuk angka di pompa bensin. Jadi, meski terlihat mahal, harga BBM di Singapura mencerminkan sistem ekonomi dan lingkungan yang berbeda jauh dari Indonesia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait