Frekuensi Makan Sehat Saat Diet

Ketika sedang menjalani program diet, banyak orang bertanya-tanya: sebaiknya makan berapa kali sehari? Jawabannya sederhana—tetap pertahankan tiga kali makan utama setiap harinya: pagi, siang, dan malam. Meskipun tujuanmu adalah menurunkan berat badan, tidak berarti kamu harus melewatkan waktu makan.

Dikutip dari cnnindonesia.com pada 4 Juli 2022, melewatkan makan justru bisa berdampak negatif, seperti meningkatkan rasa lapar berlebihan dan membuatmu cenderung makan berlebih saat waktu makan tiba. Makan tiga kali sehari membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil dan mencegah tubuh kekurangan nutrisi penting.

Yang perlu diperhatikan bukan frekuensinya, melainkan isi piringmu. Pilih makanan bergizi seimbang: perbanyak sayuran, sumber protein tanpa lemak seperti ayam atau ikan, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi. Hindari makanan olahan, gorengan, dan minuman bersoda.

Beberapa orang mungkin lebih nyaman dengan tambahan dua camilan sehat di antara waktu makan—seperti buah atau kacang tanah tanpa garam. Namun, intinya tetap sama: jangan sampai kelaparan, tapi juga jangan makan berlebihan.

Jadi, selama diet, jangan kurangi frekuensi makan secara drastis. Malah, atur pola makanmu dengan bijak. Makan tiga kali sehari secara teratur justru bisa menjadi kunci sukses menurunkan berat badan tanpa merasa tersiksa.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait