Berapa Kali Mencium Hajar Aswad Saat Ihram?

Saat jemaah haji atau umrah tiba di Masjidil Haram, salah satu ritual yang paling dinantikan adalah thawaf mengelilingi Ka’bah. Pada awal thawaf, banyak yang berusaha menyentuh atau mencium Hajar Aswad, batu suci yang berada di sudut tenggara Ka’bah.

Lalu, berapa kali sebenarnya mencium Hajar Aswad dilakukan? Berdasarkan petunjuk syariat dan praktik yang dianjurkan, disunahkan untuk menyentuh dan mencium Hajar Aswad sebanyak tiga kali — yaitu pada saat awal thawaf, dan dua kali berikutnya saat kembali ke sudut tersebut setelah tiga putaran. Namun, ini lebih merupakan anjuran, bukan kewajiban.

Bagi laki-laki, mencium Hajar Aswad memang lebih memungkinkan jika kondisi tidak terlalu padat. Namun, dalam keramaian yang sangat padat, menyentuh atau menciumnya sekali pun bisa jadi sulit. Dalam situasi seperti itu, jemaah diperbolehkan memberi isyarat dengan tangan ke arah Hajar Aswad sambil mengucapkan "Allahu Akbar", tanpa harus merasa kurang.

Yang terpenting, tindakan ini bukan soal jumlah, melainkan nawaitu (niat) dan kerendahan hati di hadapan Allah. Mencium Hajar Aswad adalah bentuk penghormatan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW, bukan sekadar ritual fisik belaka.

Jadi, meski idealnya dilakukan hingga tiga kali, yang utama adalah ketulusan hati dan kelancaran ibadah tanpa memaksa diri atau membahayakan orang lain. Ibadah haji dan umrah adalah tentang makna, bukan hanya gerakan lahiriah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait