Berapa Lama Harus Berjemur untuk Dapatkan Vitamin D?

Vitamin D sering disebut sebagai "vitamin sinar matahari" karena tubuh bisa memproduksinya saat kulit terkena sinar matahari langsung. Namun, banyak yang bertanya: berapa lama sebenarnya kita perlu berjemur agar kebutuhan vitamin D tercukupi?

Jawabannya tidak sama untuk semua orang. Durasi ideal berjemur bergantung pada waktu, lokasi, warna kulit, dan kondisi lingkungan. Secara umum, sinar UVB yang paling efektif untuk produksi vitamin D ada sekitar pukul 10 pagi hingga 2 siang. Pada jam-jam ini, meskipun tubuh lebih cepat membuat vitamin D, risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet juga meningkat.

Oleh karena itu, pakar menyarankan untuk tidak berjemur terlalu lama. Cukup 10 menit sehari di siang hari—tanpa tabir surya—sudah cukup membantu tubuh memproduksi vitamin D, terutama jika wajah, tangan, dan lengan terkena sinar langsung. Orang dengan kulit lebih gelap mungkin butuh sedikit lebih lama karena melanin alami menyerap sinar UVB lebih banyak.

Yang penting diingat: berjemur bukan alasan untuk berlama-lama di bawah terik. Paparan berlebihan justru bisa mempercepat penuaan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Jika sudah melebihi waktu aman, sebaiknya pakai pelindung atau masuk ke tempat teduh.

Jadi, manfaatkan matahari pagi hingga siang dengan bijak. Cukup 10 menit, tanpa terlalu lama, agar tubuh tetap sehat dan kulit tetap terlindungi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait