Berapa Lama Durasi Tantrum pada Anak?
Tantrum adalah hal yang wajar dialami anak-anak, terutama pada usia balita. Namun, durasi dan intensitasnya bisa menjadi tanda jika ada sesuatu yang perlu diperhatikan, terutama terkait kesehatan mental si kecil.
Untuk anak-anak biasa, tantrum biasanya berlangsung singkat—sekitar 2 sampai 10 menit—dan mereda begitu anak merasa didengar atau lelah. Namun, jika anak mengalami masalah kesehatan mental, tantrum bisa jauh lebih panjang dan intens. Dalam kasus seperti ini, amukan bisa berlangsung hingga 20 hingga 30 menit tanpa henti, bahkan terulang dengan durasi yang sama atau lebih lama di waktu berikutnya.
Perilaku semacam ini bukan sekadar “bandel” atau “cari perhatian.” Ini bisa jadi indikasi bahwa anak kesulitan mengelola emosi, menghadapi kecemasan, atau mungkin mengalami gangguan seperti ADHD, autisme, atau gangguan regulasi emosi. Yang lebih mengkhawatirkan, anak bisa kehilangan kendali sepenuhnya selama tantrum, bahkan sampai menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Orang tua perlu waspada jika tantrum terjadi berulang dengan durasi lama dan sulit ditenangkan. Bukan berarti langsung panik, tapi penting untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog anak atau dokter spesialis tumbuh kembang. Dengan deteksi dini, anak bisa mendapatkan dukungan yang tepat—baik terapi, pendekatan pengasuhan, atau intervensi lain—sehingga bisa tumbuh dengan lebih sehat secara emosional.
Kadang, tantrum hanyalah bagian dari proses belajar mengelola dunia yang masih asing. Tapi bila berlangsung terlalu lama dan sering, itu bisa jadi sinyal bahwa si kecil butuh lebih dari sekadar pelukan—ia butuh pemahaman dan bantuan yang tepat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.