Apa Itu Tekanan Darah Tinggi dan Berapa Ukurannya?
Anda mungkin pernah mendengar istilah "tekanan darah tinggi", tapi sebenarnya berapa angka yang termasuk tinggi? Secara medis, seseorang dikatakan mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi jika saat duduk tenang, hasil pengukurannya menunjukkan angka tertentu.
Tekanan darah tinggi terjadi saat tekanan sistolik (angka atas) mencapai 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik (angka bawah) mencapai 90 mmHg atau lebih — atau keduanya. Misalnya, bacaan 140/90 mmHg sudah cukup untuk dikategorikan sebagai hipertensi.
Angka ini bukan sekadar patokan, tapi peringatan penting bagi kesehatan jangka panjang. Tekanan darah yang terus-menerus tinggi bisa memicu berbagai masalah serius, seperti stroke, serangan jantung, bahkan kerusakan ginjal. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipertensi karena gejalanya sering kali tidak terasa.
Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksakan tekanan darah, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun, memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, atau menjalani gaya hidup yang kurang aktif. Pola makan sehat, olahraga teratur, serta mengurangi konsumsi garam bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Ketahui dan cek tekanan darah Anda secara berkala. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Jaga kesehatan dari sekarang, karena tekanan darah yang terkendali berarti hidup yang lebih panjang dan berkualitas.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.