Berapa Tinggi Manusia di Surga Menurut Ajaran Islam?

Sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam diskusi keagamaan: bagaimana wujud manusia di akhirat kelak? Salah satu jawaban yang menarik datang dari sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa tinggi badan penghuni surga adalah 60 hasta saat mereka memasukinya.

“Sesungguhnya tinggi badan para penghuni surga ketika mereka memasuki surga adalah 60 hasta, seperti pohon kurma yang tinggi. Mereka makan buah-buah (pohon) di surga sambil berdiri,” demikian disebutkan dalam riwayat Abu Naim. Meskipun sanadnya perlu diteliti lebih lanjut, banyak ulama yang menerima makna umum hadis ini sebagai gambaran simbolik atau literal tentang kemuliaan dan keagungan ciptaan Allah di akhirat.

Untuk gambaran, satu hasta kira-kira setara dengan 50–75 cm, tergantung ukuran zaman dulu. Jika dihitung, 60 hasta bisa mencapai sekitar 30 hingga 45 meter. Angka ini tentu sangat luar biasa, namun dalam konteks akhirat, segala sesuatu berada di luar hukum alam yang kita kenal. Tubuh mereka tidak akan merasakan beban atau kelelahan, justru diliputi kekuatan, keindahan, dan kenikmatan yang sempurna.

Bayangkan mereka berdiri tegak di bawah naungan pohon-pohon surga, memetik buah hanya dengan tangan tanpa perlu membungkuk—begitu tinggi dan megahnya mereka. Ini bukan sekadar soal ukuran fisik, tetapi simbol dari kemuliaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang beriman.

Walau detail akhirat seringkali sulit dibayangkan, gambaran seperti ini mengingatkan kita betapa besar janji surga bagi orang-orang yang sabar dan taat. Bukan sekadar tempat tinggal, surga adalah wujud sempurna dari rahmat dan keindahan ilahi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait