Kapan Waktu Terbaik untuk Berjemur di Sore Hari?
Jika kamu ingin berjemur untuk mendapatkan manfaat vitamin D secara alami, waktu yang tepat bukan hanya di pagi hari. Meski banyak yang menyarankan berjemur sebelum pukul 9 pagi, ternyata waktu antara pukul 10 pagi hingga 3 sore juga sangat efektif—termasuk sore hari yang masih terang.
Penelitian dari Dermato-endocrinology menunjukkan bahwa intensitas sinar UVB, yaitu sinar yang membantu kulit memproduksi vitamin D, mencapai puncaknya di Jakarta antara pukul 11 siang hingga 1 siang. Artinya, meski bukan "sore" dalam arti gelap, jam 3 sore masih bisa menjadi batas akhir waktu yang cukup ideal untuk menyerap manfaat sinar matahari, asalkan langit masih cerah.
Durasi berjemur tidak perlu lama-lama. Cukup 5 hingga 20 menit setiap hari, tergantung pada jenis kulit dan kondisi cuaca. Orang dengan kulit lebih gelap mungkin butuh sedikit lebih lama karena melanin yang lebih tinggi bisa mengurangi penyerapan UVB.
Yang penting diingat, hindari berjemur terlalu lama tanpa perlindungan setelah durasi ideal terlampaui. Meski butuh sinar UVB, kulit juga rentan terhadap dampak negatif dari paparan berlebihan, seperti penuaan dini atau risiko kanker kulit.
Jadi, jika kamu ingin menikmati sinar matahari di akhir sore, pastikan masih dalam jangkauan waktu efektif—sekitar pukul 10 pagi hingga 3 sore. Manfaatkan cahayanya dengan bijak, cukupkan kebutuhan vitamin D tanpa berlebihan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.