Mengenal Penyebab Betis Sering Pegal dan Kaitannya dengan Asam Urat
Rasa pegal atau kaku pada area betis sering kali dianggap sebagai akibat dari kelelahan fisik biasa setelah seharian beraktivitas. Namun, jika rasa tidak nyaman ini muncul terus-menerus dan disertai nyeri yang cukup mengganggu, kamu perlu lebih waspada. Salah satu pemicu yang sering tidak disadari adalah tingginya kadar asam urat dalam tubuh.
Penyakit asam urat terjadi ketika penumpukan purin menyebabkan terbentuknya kristal-kristal tajam di sekitar persendian. Meskipun serangan asam urat paling umum melanda area jempol kaki, peradangan ini juga dapat berdampak pada area pergelangan kaki dan menjalar hingga ke otot betis. Sensasi yang dirasakan bisa berwujud pegal luar biasa, kaku, hingga nyeri tajam menusuk yang sering kali memburuk pada malam hari atau saat baru bangun tidur.
Selain asam urat, keluhan betis pegal juga bisa disebabkan oleh faktor lain seperti kram otot, dehidrasi, hingga gangguan sirkulasi darah. Namun, apabila rasa pegal di betis mulai disertai dengan sensasi panas, kemerahan, atau pembengkakan pada sendi terdekat, sebaiknya segera melakukan tes kadar asam urat ke fasilitas kesehatan. Menjaga pola makan dengan membatasi konsumsi makanan tinggi purin, memenuhi kebutuhan cairan harian, serta melakukan peregangan rutin sangat membantu meredakan keluhan dan menjaga kesehatan sendi kamu.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.