Penyebab Umum Keterlambatan Penerbangan yang Sering Tak Kita Sadari

Ketika pesawat delay, sering kali kita langsung menyalahkan maskapai atau cuaca buruk. Padahal, ada banyak faktor tak terduga yang bisa menyebabkan keterlambatan. Beberapa di antaranya bahkan terjadi jauh sebelum penumpang naik ke pesawat.

Kru yang terlambat tiba adalah salah satu penyebab utama delay. Pilot, co-pilot, atau awak kabin mungkin belum siap karena perjalanan sebelumnya terlambat atau ada kendala perjalanan darat. Jika salah satu anggota kru tak bisa hadir tepat waktu, pesawat tidak bisa berangkat—karena keselamatan selalu jadi prioritas.

Belum lagi soal makanan pesawat yang terlambat. Kedengarannya sepele, tapi jika layanan katering terlambat menyerahkan makanan, penerbangan bisa ditunda. Ini sering terjadi saat rotasi pesawat cepat, dan jadwal katering tak sinkron.

Penanganan darat juga rawan menyebabkan delay. Mulai dari pengisian bahan bakar, bagasi yang belum dimuat, hingga pemeriksaan teknis yang butuh waktu lebih lama dari perkiraan. Semua proses ini harus tuntas sebelum pintu pesawat ditutup.

Sering juga pesawat menunggu penumpang terakhir—baik yang baru datang terlambat ke gerbang, atau penumpang yang baru tiba dari penerbangan lain dan harus pindah pesawat. Maskapai punya tanggung jawab untuk menunggu, asal penumpang itu masih dalam satu kode penerbangan.

Jadi, meski cuaca dan kepadatan lalu lintas udara sering jadi alasan, kenyataannya banyak faktor darat yang turut berperan. Sabar dan antisipasi lebih awal bisa bantu kita lebih tenang saat menghadapi keterlambatan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait