BJ Habibie dan Kecerdasan yang Mendunia
Soekarno pemimpin, B.J. Habibie pencipta. Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tapi menyiratkan betapa besar peran Bacharuddin Jusuf Habibie dalam sejarah Indonesia, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tapi pernahkah Anda bertanya, seberapa tinggi kecerdasan mendiang presiden ketiga Indonesia ini?
Banyak yang menyebut BJ Habibie sebagai salah satu manusia terpintar di dunia. Kabarnya, IQ-nya mencapai 200βangka yang sangat langka dan jauh di atas rata-rata manusia kebanyakan. Yang menarik, angka ini bahkan dikatakan lebih tinggi dari IQ Albert Einstein, yang diperkirakan sekitar 160. Meski tidak ada catatan resmi yang memverifikasi skor pasti IQ keduanya, reputasi Habibie sebagai ilmuwan aeronautika kelas dunia sudah tak diragukan lagi.
Lahir di Parepare pada 1936, Habibie menuntaskan pendidikan teknik penerbangan di Jerman dan kemudian menjadi ahli di bidang aerodinamika. Ia menjadi konsultan teknologi pesawat terbang di perusahaan besar Eropa sebelum akhirnya dipanggil kembali ke Indonesia untuk memajukan industri pesawat terbang nasional melalui PT. Dirgantara Indonesia dan proyek N-250.
Kecerdasannya tak hanya diukur dari angka IQ, tapi juga dari kontribusinya. Ia bukan sekadar teoritis, tapi mampu menerjemahkan sains menjadi benda nyata yang bermanfaat bagi bangsa. Kini, warisan ilmunya masih terasa, terutama dalam pengembangan teknologi di Indonesia.
Jadi, meski tak ada daftar resmi yang menyebut BJ Habibie sebagai orang terpintar nomor satu di dunia, satu hal yang pasti: otaknya setara dunia, dan hatinya untuk Indonesia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.