Mengapa Penderita Asam Lambung Perlu Membatasi Olahan Tepung?

Bagi Anda yang sedang berjuang melawan masalah penderitaan asam lambung atau GERD, menjaga asupan makanan harian adalah kunci utama proses penyembuhan. Salah satu jenis makanan yang sering kali menjadi pertanyaan adalah olahan tepung-tepungan, seperti mi, roti, hingga gorengan yang renyah.

Menurut penjelasan dari dr. Zaidul Akbar, konsumsi olahan tepung sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari terlebih dahulu oleh para penderita gangguan lambung. Konsumsi tepung berlebih berisiko memicu rasa bloating (kembung) yang membuat perut terasa penuh, begah, dan tidak nyaman sepanjang hari.

Secara medis dan kesehatan sistem pencernaan, makanan berbahan dasar tepung olahan cenderung lebih sulit dicerna secara optimal. Asupan tepung yang berlebihan dapat memengaruhi kondisi usus, di mana dinding atau villi-villi usus bisa terganggu kesehatannya. Ketika struktur saluran pencernaan terganggu, penyerapan nutrisi menjadi tidak maksimal dan peradangan pada lambung justru bisa semakin parah.

Sebagai solusinya, Anda sangat disarankan untuk beralih ke sumber karbohidrat alami yang jauh lebih ramah bagi lambung, seperti ubi, singkong rebus, atau beras merah. Mengganti pola makan dengan bahan makanan utuh (whole foods) akan membantu menenangkan pencernaan, mengurangi produksi gas berlebih, dan mempercepat pemulihan dinding lambung Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait