Bolehkah Bayi 3 Bulan Naik Motor?

Kelahiran buah hati tentu membawa kebahagiaan sekaligus tantangan baru bagi orang tua, termasuk dalam soal mobilitas. Banyak orang tua bertanya-tanya, apakah aman membawa bayi berusia 3 bulan naik motor? Jawabannya, sebaiknya ditunda dulu.

Dr. dr. Dian Pratamastuti, SpA, dokter spesialis anak, menjelaskan bahwa hingga saat ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memang belum menetapkan usia pasti kapan bayi boleh naik motor. Namun, secara umum, dokter menyarankan agar bayi di bawah usia empat bulan sebaiknya tidak dibawa bepergian jauh menggunakan sepeda motor.

Alasannya cukup masuk akal. Bayi di bawah empat bulan masih sangat rentan terhadap gangguan kesehatan. Sistem imun mereka belum sepenuhnya berkembang, belum lagi risiko paparan debu, polusi udara, angin langsung, dan getaran mesin yang bisa mengganggu kenyamanan dan perkembangan tubuhnya. Selain itu, posisi duduk bayi yang belum stabil juga berisiko menyebabkan cedera saat terjadi guncangan atau manuver tiba-tiba.

Meskipun ada aksesori seperti carrier atau jok bayi, keamanan dan kesehatan tetap harus jadi pertimbangan utama. Jika perjalanan tak bisa dihindari, pastikan jaraknya dekat, cuaca mendukung, dan bayi terlindung dengan baik—menggunakan pakaian hangat, pelindung wajah, serta posisi duduk yang aman.

Lebih baik tunda dulu perjalanan panjang naik motor hingga bayi cukup kuat. Konsultasikan dengan dokter anak jika memang harus melakukan perjalanan jauh. Kesehatan dan keselamatan si kecil harus selalu jadi prioritas utama.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait