Bolehkah Lulur Dua Hari Sekali? Ini Penjelasannya

Lulur dua hari sekali sebenarnya terlalu sering dan tidak disarankan oleh para ahli kecantikan. Meskipun kulit terasa lebih halus setelah lulur, melakukan eksfoliasi terlalu sering justru bisa merusak lapisan pelindung alami kulit.

Berdasarkan rekomendasi, penggunaan lulur idealnya adalah 1–2 kali dalam sebulan. Jika kondisi kulit memang membutuhkan perawatan lebih intensif—misalnya kulit cenderung kusam atau kasar—maka frekuensinya bisa ditingkatkan, tetapi tetap dengan jeda minimal satu minggu sekali. Itu pun dengan catatan tekstur lulur lembut dan tidak digosok terlalu keras.

Kulit memiliki kemampuan regenerasi alami. Saat kita terlalu sering menggosoknya dengan lulur, terutama yang butirannya kasar, kita justru menghilangkan sel-sel yang sebenarnya masih berfungsi. Akibatnya, kulit bisa menjadi kering, iritasi, bahkan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Untuk hasil terbaik, pilihlah lulur dengan bahan alami seperti gula halus atau oat, dan gunakan dengan lembut. Setelah lulur, jangan lupa untuk langsung melembapkan kulit agar lapisan pelindungnya tetap terjaga.

Jadi, meski tergoda ingin kulit selalu halus dan bersinar, ingatlah bahwa kesabaran dan konsistensi yang tepat justru memberi hasil jangka panjang. Lulur dua hari sekali? Lebih baik hindari. Cukup sekali seminggu atau dua minggu sekali, tergantung kebutuhan kulitmu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait