Bolehkah Minum Rebusan Jahe, Kunyit, dan Sereh Setiap Hari?

Tak bisa dipungkiri, rebusan jahe, kunyit, dan sereh dikenal sebagai minuman alami yang menyehatkan. Banyak orang meminumnya untuk menjaga daya tahan tubuh, meredakan peradangan, hingga membantu pencernaan. Ketiga bahan ini punya khasiat masing-masing: jahe membantu menghangatkan tubuh, kunyit kaya antioksidan, dan sereh dikenal bisa menenangkan serta melancarkan air seni.

Namun, meski bermanfaat, minum ramuan ini setiap hari tidak disarankan. Seperti tertulis dalam jawaban dokter, konsumsi berlebihan bisa memicu efek samping. Beberapa orang melaporkan mengalami pusing, mulut kering, rasa kantuk berlebihan, hingga sering buang air kecil. Hal ini terutama bisa terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau dalam jangka panjang.

Kunyit, misalnya, jika dikonsumsi terus-menerus dalam dosis tinggi, berpotensi mengganggu fungsi hati. Jahe dalam jumlah berlebih juga bisa menyebabkan iritasi lambung atau meningkatkan risiko perdarahan bagi yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Sementara sereh, yang bersifat diuretik, memang membuat tubuh lebih sering buang air kecil—bagus untuk detoks, tapi tidak ideal jika berlebihan.

Sebaiknya, minum rebusan jahe, kunyit, dan sereh cukup 2–3 kali seminggu, bukan setiap hari. Jika kamu sedang hamil, menyusui, atau punya kondisi medis seperti maag, diabetes, atau gangguan hati, lebih baik konsultasikan dulu ke dokter sebelum rutin mengonsumsinya.

Alam memberi banyak obat alami, tapi kuncinya tetap pada keseimbangan. Yang alami belum tentu aman jika dikonsumsi tanpa batas.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait