Cidera atau Cedera? Ini Penjelasannya

Anda mungkin sering mendengar kata "cidera" digunakan dalam percakapan sehari-hari, berita olahraga, atau bahkan di media cetak. Tapi tahukah Anda, sebenarnya bentuk baku dari kata tersebut adalah "cedera"?

Perbedaan antara "cidera" dan "cedera" terletak pada pengucapan dan penulisan huruf e dan i. Meski umumnya diucapkan dengan bunyi "i", seperti "cidera", menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEBI), penulisan yang benar adalah "cedera" dengan huruf e di suku kata pertama.

Kesalahan ini terjadi karena pengaruh logat daerah atau kebiasaan lisan. Banyak orang terbiasa mengucapkan "cidera" sehingga menganggap penulisan tersebut benar. Padahal, dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), kata yang baku hanya "cedera".

Contohnya, ketika seorang pemain sepak bola mengalami gangguan otot, seharusnya ditulis: "Pemain tersebut mengalami cedera otot saat latihan." Bukan "cidera", meski terdengar mirip saat diucapkan.

Jadi, meskipun terdengar sepele, penggunaan kata yang tepat penting untuk menjaga keakuratan dan kualitas bahasa Indonesia. Ke depan, mari lebih teliti: cedera, bukan cidera.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait