Perjaka atau Jomblo? Ini Kata yang Lagi Ngetrend di Kalangan Anak Muda

Kalau kamu masih sendiri dan belum memakai cincin nikah, kamu pasti sering dibilang "jomblo". Istilah ini memang sudah jadi bahasa sehari-hari, terutama di kalangan anak muda. Padahal, dulu kita lebih sering mendengar kata lajang atau bujangan untuk menyebut orang yang belum menikah.

Secara makna, ketiganya sebenarnya mirip. Lajang dan bujangan lebih sering terdengar formal, bahkan mungkin agak klasik. Sementara "jomblo" terasa lebih santai, akrab, dan pas banget buat obrolan sehari-hari. Kata ini bahkan sering dipakai dengan nada bercanda, misalnya pas teman-teman ngejek, “Kapan nikah? Jomblo terus, nih!”

Seiring waktu, budaya pop dan media sosial ikut mempercepat penyebaran kata "jomblo". Dari meme, status galau, sampai lagu-lagu tentang cinta yang belum datang, istilah ini jadi bagian dari gaya hidup urban. Tapi jangan salah, jadi jomblo nggak selalu berarti kesepian. Banyak yang malah bangga, karena bisa fokus pada karier, hobi, atau sekadar menikmati waktu sendiri.

Namun, di balik keren-kerennya bilang “gue jomblo”, terkadang ada tekanan sosial yang mengintai. Terutama saat acara keluarga, pasti pertanyaan klise, “Kapan nikah?” langsung muncul. Tapi ya, hidup bukan soal status, kan? Yang penting bahagia dan punya arah jelas, mau jomblo atau nggak.

Jadi, mau disebut lajang, bujangan, atau jomblo, semua sah-sah aja. Yang penting, kamu nyaman dengan pilihan dan kondisimu sendirip>

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait