Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Demam

Saat tubuh terserang demam, sistem kekebalan bekerja ekstra keras untuk melawan infeksi. Selama proses ini, pilihan makanan yang tepat sangat penting untuk membantu mempercepat pemulihan. Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang salah justru bisa memperburuk kondisi pencernaan dan memperlama masa penyembuhan.

Salah satu jenis hidangan yang harus dihindari adalah makanan berminyak dan bersantan. Gorengan serta makanan bersantan berat sangat sulit dicerna oleh organ pencernaan yang cenderung melemah saat suhu tubuh meningkat. Selain itu, penderita demam sangat disarankan untuk membatasi makanan dan minuman manis. Kandungan gula berlebih dapat memicu peradangan di dalam tubuh dan mengganggu kerja sel darah putih dalam melawan bibit penyakit.

Makanan pedas dan sangat asam juga sebaiknya disingkirkan terlebih dahulu dari menu harian. Cabai atau buah yang terlalu asam dapat merangsang lambung secara berlebihan, memicu rasa mual, hingga menyebabkan sakit perut. Tak kalah penting, hindari minuman berbahan kafein dan alkohol seperti kopi, teh pekat, atau soda. Minuman jenis ini bersifat diuretik yang menyerap cairan tubuh, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi saat badan sedang panas.

Sebagai gantinya, fokuslah pada asupan yang ringan dan kaya nutrisi. Mengonsumsi sup hangat, bubur, serta memperbanyak minum air putih atau air kelapa jauh lebih aman untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait