Asal-Usul Banyuwangi Dijuluki Kota Santet

Banyak yang penasaran, kenapa Banyuwangi sering dijuluki sebagai kota santet? Julukan yang melekat pada kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini ternyata berakar dari sejarah kelam masa lalu, tepatnya saat terjadinya peristiwa memilukan pada tahun 1998.

Pada masa itu, lebih dari 100 orang di wilayah tersebut tewas secara misterius akibat tuduhan sebagai dukun santet. Peristiwa kelam ini kemudian dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai Tragedi Santet 1998. Kejadian tersebut meninggalkan trauma sekaligus stigma yang membuat nama Banyuwangi lekat dengan julukan mistis tersebut hingga kini.

Kendati demikian, Banyuwangi jauh dari kesan menyeramkan yang dibayangkan sebagian orang. Seiring berjalannya waktu, kabupaten ini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata paling memesona di Indonesia. Pemerintah daerah bersama masyarakat berhasil mengubah citra negatif tersebut dengan menonjolkan kekayaan seni dan budayanya.

Salah satu ikon kebanggaan Banyuwangi yang mendunia adalah Tari Gandrung, sebuah tarian tradisional yang kini telah resmi menjadi maskot kabupaten. Selain itu, pesona alam seperti Kawah Ijen dengan fenomena blue fire-nya serta pantai-pantai eksotis menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi wisata modern yang ramah, dinamis, dan wajib dikunjungi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait