Produksi Milo Kini 100% Lokal di Karawang

Milo, minuman coklat kesukaan banyak keluarga di Indonesia, kini sepenuhnya diproduksi di dalam negeri. Pada Juni 2022, Nestlé resmi meresmikan perluasan pabriknya di Karawang, Jawa Barat, dengan investasi mencapai Rp 368 miliar. Perluasan ini menandai langkah penting karena produksi Milo di Indonesia telah mencapai 100% lokal.

Pabrik yang berlokasi di kawasan industri Karawang ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mendukung ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai pasok dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, turut hadir dalam acara peresmian dan menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Nestlé terhadap Indonesia.

“Milo sudah 100% diproduksi di RI,” tegas Luhut, menegaskan bahwa produk yang telah lama menjadi bagian dari keseharian masyarakat ini kini benar-benar berasal dari tanah air. Ini juga mencerminkan kepercayaan perusahaan multinasional terhadap iklim investasi dan sumber daya manusia di Indonesia.

Nestlé sendiri telah lama beroperasi di Indonesia, dan pabrik Karawang menjadi salah satu pusat produksi strategis untuk memenuhi permintaan domestik bahkan ekspor ke beberapa negara tetangga. Dengan teknologi modern dan standar kualitas global, pabrik ini mampu memproduksi Milo dalam berbagai kemasan—dari kotak hingga kaleng—dengan rasa yang konsisten dan berkualitas.

Keberadaan pabrik ini bukan hanya soal produksi, tapi juga simbol kemandirian industri makanan dan minuman di Indonesia. Bagi pecinta Milo, setiap teguk kini punya makna lebih: minum lokal, dukung negeri.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait