Berikut Daftar Perusahaan yang Dimiliki Elon Musk, Termasuk Twitter
Elon Musk dikenal sebagai pengusaha paling ambisius di abad ini. Namanya sering muncul dalam berita karena terobosan teknologinya yang terus menantang batas. Banyak yang bertanya, perusahaan apa saja yang sudah dimiliki atau didirikannya? Jawabannya, cukup panjang.
Musk bukan sekadar investor, tapi pendiri dan motor penggerak di balik sejumlah perusahaan inovatif. Salah satu yang paling terkenal adalah SpaceX, yang didirikannya pada tahun 2002—bukan 2022 seperti yang sempat tertulis keliru. Perusahaan ini sukses mengubah wajah eksplorasi luar angkasa dengan roket yang bisa digunakan kembali.
Kemudian ada Tesla, raksasa otomotif listrik yang membawa revolusi di industri mobil. Musk bukan hanya ikut mendirikan, tapi juga mengubah cara dunia memandang kendaraan ramah lingkungan. Ada pula SolarCity, perusahaan energi surya yang kemudian diakuisisi oleh Tesla, menunjukkan komitmennya pada energi bersih.
Tak ketinggalan The Boring Company, yang berfokus pada solusi transportasi bawah tanah untuk mengurangi kemacetan. Lalu ada Neuralink, perusahaan teknologi saraf yang sedang mengembangkan antarmuka otak-komputer—meski masih dalam tahap awal, tapi visinya sangat futuristik.
Ada kesalahan kecil dalam daftar yang beredar: Musk tidak mendirikan DeepMind (itu milik Demis Hassabis dan kini bagian dari Alphabet), dan ia juga sempat terlibat awal di OpenAI tapi kemudian keluar karena perbedaan visi. Namun, yang jelas, pada Oktober 2022, Musk resmi mengakuisisi Twitter (kini dikenal sebagai X), menandai langkahnya ke dunia media sosial dan komunikasi global.
Dari luar angkasa hingga jejaring sosial, Musk terus memperluas pengaruhnya. Bukan hanya soal uang, tapi juga visi masa depan yang ia kejar—satu perusahaan sekaligus.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.