Apa Itu Gestun dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Gestun, atau kependekan dari "gesek tunai," adalah layanan tidak resmi yang memungkinkan seseorang menarik uang tunai menggunakan kartu kredit, meskipun sebenarnya tidak melakukan pembelian barang atau jasa. Banyak orang memilih gestun saat butuh dana cepat, terutama saat limit kartu kredit masih tersedia namun tidak punya uang tunai.
Cara kerjanya cukup sederhana. Nasabah datang ke sebuah merchant—bisa toko kecil, gerai ponsel, atau tempat lain—yang menyediakan layanan gestun. Di sana, mereka "bertransaksi" seolah-olah membeli sesuatu, lalu kartu kreditnya digesek melalui mesin EDC. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: tidak ada barang atau jasa yang diterima. Alih-alih belanja, nasabah justru menerima uang tunai, tentu saja setelah dipotong biaya jasa yang biasanya berkisar antara 2% hingga 5% dari jumlah tarik.
Praktik ini memang tidak dilaporkan sebagai penarikan tunai oleh pihak bank, tapi tetap berisiko. Selain dikenakan bunga lebih tinggi karena dianggap sebagai cash advance, gestun juga melibatkan pihak ketiga yang tidak terdaftar secara resmi. Jika terjadi masalah—seperti dana tidak masuk atau data kartu disalahgunakan—nasabah sering kali sulit mendapat bantuan.
Lebih dari itu, gestun sebenarnya melanggar aturan penggunaan kartu kredit. Jika bank mendeteksi pola transaksi mencurigakan, mereka bisa membekukan kartu atau menutup akun. Jadi, meskipun terlihat praktis, gestun bukan solusi jangka panjang yang aman. Bijak dalam mengelola keuangan tetap lebih penting daripada mencari jalan pintas.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.