Apa Saja Fungsi Gips dalam Perawatan Medis?

Saat mengalami cedera serius seperti patah tulang atau keseleo berat, gips menjadi salah satu alat bantu medis yang paling umum digunakan. Gips berfungsi menstabilkan bagian tubuh yang cedera, terutama tulang, sendi, atau tendon, agar tidak bergerak dan bisa sembuh dengan baik.

Ketika seseorang mengalami patah tulang, misalnya di lengan atau kaki, dokter biasanya akan memasang gips untuk menjaga posisi tulang tetap sejajar selama masa penyembuhan. Selain itu, gips juga sering diperlukan setelah operasi pada area tulang atau sendi, seperti pasca-fraktur kompleks atau cedera ligamen parah. Dengan gips, risiko pergerakan yang bisa mengganggu proses penyembuhan bisa diminimalkan.

Tidak hanya untuk patah tulang, gips juga bisa digunakan pada cedera tendon atau sendi yang membutuhkan imobilisasi—yaitu penjagaan agar bagian tubuh tidak digerakkan. Misalnya, cedera Achilles atau cedera pergelangan tangan yang parah bisa membutuhkan gips agar jaringan yang rusak bisa pulih secara optimal.

Meski terasa tidak nyaman dan membatasi aktivitas, gips tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Lama pemakaian gips tergantung pada tingkat keparahan cedera, biasanya antara beberapa minggu hingga lebih dari sebulan. Yang terpenting, dengan penggunaan gips yang tepat, tubuh punya kesempatan lebih besar untuk pulih sempurna.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait