Hari Penciptaan Dunia Menurut Riwayat Islam

Dalam berbagai riwayat Islam, disebutkan bahwa penciptaan alam semesta dimulai pada hari Ahad. Ini menjadi dasar keyakinan sebagian ulama bahwa hari pertama dalam penciptaan dunia adalah hari Minggu, atau dalam bahasa Arab disebut al-Ahad.

Sebagaimana disebut dalam beberapa hadis dan tafsir, Allah SWT mulai menciptakan langit, bumi, dan segala isinya secara berurutan. Hari Ahad menjadi awal dari rentetan proses penciptaan yang kemudian dilanjutkan hingga hari Sabtu. Dalam riwayat yang dikutip, hari Ahad dipilih sebagai permulaan karena memiliki keutamaan tersendiri sebagai hari pertama dalam sepekan.

“Langit dan bumi tidak diciptakan dalam keadaan kosong,” begitu kata para mufasir, mengacu pada ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa penciptaan alam adalah bentuk kekuasaan Allah yang sempurna dan terencana. Meski Al-Qur’an tidak secara eksplisit menyebutkan hari Ahad sebagai hari penciptaan, sejumlah riwayat dan tafsir ulama salaf menyebut kemungkinan besar proses ini dimulai pada hari tersebut.

Perlu dicatat bahwa penjelasan ini bersifat ijtihadi, berdasarkan pemahaman terhadap hadis dan ayat, bukan wahyu yang mutlak. Namun, tidak mengurangi makna bahwa Allah Maha Kuasa, dan penciptaan alam adalah bukti kebesaran-Nya.

Bagi umat Islam, membahas asal-usul penciptaan bukan sekadar soal kronologi, tetapi juga sarana untuk merenungkan keagungan Sang Pencipta. Hari Ahad, sebagai awal penciptaan menurut riwayat ini, mengingatkan kita untuk memulai minggu dengan kesadaran akan keberadaan Allah dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait