Pelanggaran Saat Pivot dalam Bola Basket: Waspadai Traveling

Ketika seorang pemain melakukan pivot di lapangan basket, posisi kaki memang menjadi sangat penting. Pivot send influence pada pergerakan tubuh saat memegang bola tanpa dribble. Namun, jika tekniknya salah, pemain bisa langsung terkena pelanggaran.

Traveling adalah pelanggaran yang paling sering terjadi akibat kesalahan saat pivot.

Aturan dalam bola basket menyebutkan bahwa setelah pemain menangkap bola, ia hanya boleh mengangkat salah satu kaki sebagai poros, sementara kaki lainnya tetap menempel di lantai. Jika pemain mengangkat kaki porosnya lalu melangkah atau bergerak lebih dari satu langkah tanpa melepas bola, wasit akan langsung meniup peluit sebagai tanda traveling.

Banyak pemain, terutama pemula, sering tidak sadar telah melakukan kesalahan ini. Mereka mungkin merasa hanya memutar badan sedikit untuk menghindari lawan, tetapi jika kaki poros sudah terangkat dan kemudian kembali menyentuh lantai, itu dianggap sebagai langkah tambahan.

Perlu dicatat, tidak ada batasan jumlah putaran saat melakukan pivot selama kaki poros tetap menempel di tempat. Namun, begitu kaki itu terangkat dan pemain bergerak, maka ia harus segera mendribble bola. Jika tidak, wasit akan menghentikan permainan dan memberikan pelanggaran.

Oleh karena itu, latihan teknik pivot yang benar sangat penting untuk menghindari kesalahan yang terlihat sepele tapi bisa merugikan tim. Pemain harus memahami betul posisi kaki dan batas pergerakannya agar tetap sesuai aturan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait