Kanker dengan Angka Kematian Tertinggi di Dunia

Kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Namun, tidak semua jenis kanker memiliki tingkat kematian yang sama. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2020, ada tiga jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa.

Kanker paru-paru berada di urutan pertama dengan 1,8 juta kematian. Kanker ini sangat mematikan karena sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut, saat penyebaran sel kanker sudah luas. Faktor utama pemicunya adalah merokok, polusi udara, dan paparan zat kimia berbahaya.

Di posisi kedua adalah kanker kolorektal atau kanker usus besar dan rektum, yang menyebabkan sekitar 916.000 kematian. Penyakit ini biasanya bermula dari polip yang tidak diobati, dan risikonya meningkat seiring usia, pola makan tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik.

Sementara itu, kanker hati menempati urutan ketiga dengan 830.000 kematian. Infeksi kronis seperti hepatitis B dan C, sirosis hati, serta konsumsi alkohol berlebihan menjadi faktor risiko utama. Kanker ini juga sering terdiagnosis terlambat karena gejalanya tidak spesifik di tahap awal.

Meski ketiganya tergolong ganas, deteksi dini dan gaya hidup sehat bisa membantu menurunkan risiko. Seringkali, perubahan kecil—seperti berhenti merokok, makan lebih banyak serat, atau vaksinasi hepatitis—bisa menjadi langkah besar dalam pencegahan. Kesehatan bukan hanya tentang menghindari penyakit, tapi juga tentang membuat pilihan cerdas setiap hari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait