Kapan Barcelona Raih Sextuple? Saat Guardiola Ukir Sejarah

Barcelona mencapai pencapaian luar biasa dengan meraih enam gelar dalam satu tahun kalender pada 2009, di bawah asuhan pelatih muda Pep Guardiola. Prestasi ini dikenal sebagai "sextuple" — meraih enam trofi utama secara resmi dalam kurun waktu kurang dari dua belas bulan.

Berawal dari treble pada musim 2008–2009: La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions, Barcelona terus melaju. Mereka kemudian menjuarai Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Meski keenam gelar ini tidak didapat dalam satu musim kompetitif penuh, tetapi karena seluruhnya diraih antara Agustus 2009 hingga Desember 2009, dunia sepak bola mengakui ini sebagai sextuple pertama dalam sejarah.

Bayern Muenchen menyusul jejak ini pada 2020, ketika mereka juga mengumpulkan enam trofi di bawah arahan Hansi Flick. Ini termasuk treble Eropa (Bundesliga, DFB-Pokal, Liga Champions), lalu Piala Super Jerman, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Karena Bayern meraih keenamnya dalam satu periode kompetitif (2019–2020), banyak yang menyebut pencapaian mereka lebih "murni".

Perdebatan siapa yang lebih hebat antara Barcelona 2009 dan Bayern 2020 terus berlanjut. Tapi satu hal yang pasti: Barcelona di bawah Guardiola tidak hanya menang, mereka mengubah cara dunia memandang permainan. Gaya tiki-taka yang indah, dominasi penguasaan bola, dan kerja tim yang luar biasa membuat generasi ini jadi legendaris.

Meski Bayern menyamai angka, jejak keindahan sepak bola Barcelona 2009 masih hidup dalam ingatan penggemar sebagai era emas yang memukau.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait