Indonesia Siap Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia di 2046?
Indonesia mungkin tak akan jadi tuan rumah Piala Dunia dalam waktu dekat, tapi harapan itu kian nyata untuk masa depan. Menteri BUMN, Erick Thohir, pernah membuka peluang besar bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah ajang sepak bola paling bergengsi di dunia sekitar tahun 2040-an. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, Indonesia diproyeksikan masuk jajaran empat besar ekonomi terbesar dunia pada 2045. Ini bukan sekadar angka, tapi tanda bahwa negara kita bisa semakin siap secara infrastruktur, finansial, dan organisasi untuk menggelar event global berskala masif.
Jika melihat tren dan rencana jangka panjang, pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia bisa menjadi kenyataan pada edisi 2046 atau 2050. FIFA sendiri biasanya membuka proses pencalonan lebih dari satu dekade sebelum gelaran, sehingga persiapan harus dimulai jauh-jauh hari. Butuh stadion internasional yang memadai, transportasi massal yang efisien, serta sistem keamanan dan logistik yang matang.
Beberapa langkah awal sebenarnya sudah terlihat. Indonesia sukses menggelar Piala Dunia U-20 sebelum dibatalkan karena dinamika politik, dan kini menunjukkan komitmen lewat pembangunan fasilitas olahraga modern serta perhatian pada sepak bola nasional. Dukungan dari masyarakat yang begitu besar terhadap sepak bola juga jadi nilai tambah.
Meski masih lama, mimpi ini bukan sekadar angan. Dengan kerja keras, perencanaan matang, dan komitmen berkelanjutan, bukan tidak mungkin suatu hari nanti sorak-sorai penonton dari Stadion Utama membahana menyambut pertandingan Piala Dunia yang digelar di tanah air.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.