Kapan Pivot Digunakan dalam Bola Basket?
Pivot adalah salah satu gerakan dasar yang sering terlihat di lapangan basket, meski tak selalu disadari pemirsa. Gerakan ini terjadi saat seorang pemain memutar tubuh dengan satu kaki tetap menjadi tumpuan, sementara kaki lainnya bebas bergerak. Dilansir dari Kompas yang mengutip situs resmi FIBA, pivot biasanya dilakukan setelah pemain menerima operan dari rekan satu tim.
Nah, kapan tepatnya pivot digunakan? Gerakan ini sangat berguna ketika pemain berada dalam posisi terjepit oleh lawan. Dengan melakukan pivot, ia bisa mengubah arah tubuh untuk mengelabui lawan atau mencari sudut tembakan yang lebih baik. Pivot juga membantu pemain menjaga bola tetap aman, karena kaki tumpu tidak boleh berpindah—jika melanggar, wasit akan meniup peluit sebagai pelanggaran langkah.
Selain itu, pivot menjadi jembatan antara menerima bola dan melakukan aksi selanjutnya, entah itu menembak, mengoper, atau bahkan melakukan gerakan maju-mundur untuk menciptakan ruang. Pemain yang menguasai pivot biasanya lebih tenang di bawah ring, karena mereka bisa memanfaatkan tubuh sebagai perisai sambil mencari celah.
Jadi, meski terlihat sederhana, pivot adalah kunci untuk mengendalikan permainan di area dalam. Gerakan ini mungkin tak mencuri perhatian seperti dunk atau three-pointer, tapi perannya sangat vital dalam ritme serangan tim. Bagi pemain muda, menguasai pivot berarti membangun fondasi kuat sebagai pemain basket yang cerdas dan efisien.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.